Vibration Damper

Vibration damper merupakan suatu komponen yang meniadakan getaran puntir atau torsional vibration yang disebabkan oleh variasi gaya (biasanya dari sekitar 3 sampai 10 ton (2.724 sampai 9.080 kg) pada piston dan setelah crank. Torsional vibration merupakan gaya berirama (rhythmic force) yang terjadi pada antara dua langkah tenaga. Hilang-timbulnya gaya pada crankshaft menyebabkan crankshaft terpuntir secara bergantian. Bila pengukuran tidak dilakukan untuk mencegah hal ini, bunyi engine akan kasar dan crankshaft akan patah.

 Vibration damper jenis viscous atau rubber dipasangkan pada bagian depan crankshaft. Mengingat torsional vibration berbeda pada setiap rancangan engine, vibration damper dibuat disesuaikan dengan karakter masing-masing engine.

vibration damper

Pada bagian depan crankshaft engine 3406E kita akan menemukan vibration damper yang mengatur torsional vibration pada crankshaft. Ini merupakan miniatur dari flywheel yang di-press ataupun dibautkan pada bagian depan crankshaft. Ada dua jenis vibration damper yaitu :

  1. Rubber damper (Gambar 1, kiri) menggunakan karet untuk menyerap vibrasi.
  2. Viscous damper (Gambar 1, kanan) menggunakan oli berat dan free-floating steel ring untuk menyerap vibrasi.

 

rubber damperRubber damper terbuat dari inner ironalloy steel flange yang memiliki dudukan dan outer castiron weight assembly (inertial mass). Flange bagian dalam diikat dengan pemberat bagian luar menggunakan campuran karet

 

viscous damper

 

Viscous damper mempunyai dua rumah (housing). Pemberat (inertial mass) dan cairan sejenis grease terdapat pada kedua housing yang dilas menjadi satu. Lebar celah antara housing dan pemberat adalah sekitar 0,010 in (0,25 mm). Celah inilah yang diisi dengan viscous fluid atau cairan kental (Gambar 3). Viscous damper harus ditangani dengan hati-hati. Bila penyok maka harus diganti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *