Rear suspension

suspensi belakang hd 785-7

  1. Feed valve
  2. Cylinder
  3. Rod
  4. Valve (for bleeding air and mounting pressure sensor)
  5. Ball

standar value rear suspension hd 785-7 1standar value rear suspension hd 785-7 2

  1. Valve (for bleeding and mounting pressure sensor)
  2. Cavity
  3. Check ball
  4. Orifice
  5. Orifice
  6. Oil chamber
  7. Nitrogen gas chamber
  8. Cylinder rod
  9. Cylinder
  10. Feed valve

a : When extending

b : When retracting

Structure and operation

Suspension cylinder berfungsi sebagai peredam-kejut (shock absorber) dans pring. Saat oli yang jumlahnya tetap mengalir dari oil chamber (6) melalui orifice (4) and (5) menuju cavity (2), maka oli akan dihambat alirannya oleh orifice untuk menimbulkan shock-absorbing effect.

a) Retracting action

Saat unit sedang travel dan menabrak gundukan atau menginjak sesuatu diatas permukaan jalan, roda akan tertekan ke atas dan cylinder rod akan tertekan masuk ke dalam cylinder. Saat hal ini terjadi, gas nitrogen di dalam chamber (7) akan tertekan, oli dalam chamber (6) kemudian dialirkan melalui kedua orifice (4) dan (5) menuju cavity (2), dan cavity (2) akan terisi lebih cepat dari pada saat extending

b) Extending action

Saat unit telah melewati gundukan atau sesuatu di atas permukaan jalan, cylinder rod akan tertarik ke atas (keluar) karena berat roda dan axle serta pressure gas nitrogen di dalam chamber (7). Akibatnya, jumlah oli dalam cavity (2) akan berkurang, dan pressure akan terjadi pada oli yang tersisa dalam cavity (2). Pressure oli akan menutup orifice (4) dengan check ball (3), dan oli dialirkan menuju chamber (6) hanya melalui orifice (5), sehingga flow oli yang lewat melalui orifice diatur sehingga lebih sedikit dari pada saat retaction. Dengan demikian, jumlah oli yang kembali menuju chamber (6) akan dihambat untuk menimbulkan shock absorbing effect.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *