Pemeriksaan dan Penyetelan Waktu Penginjeksian Bahan Bakar

Terdapat dua macam metode pemeriksaan dan penyetelan waktu penginjeksian bahan bakar yang dapat digunakan, yaitu:

  • Metode ”MATCH MARK ALIGMENT”,
  • Metode ”DELIVERY VALVE”.

Metode ”match mark aligment” digunakan pada saat pompa injeksi dipasang pada engine yang belum pernah dilakukan pembongkaran (overhaul) dan pompa injeksi tersebut belum pernah dilakukan perbaikan sebelumnya.

Metode ”delivery valve” digunakan pada saat melakukan pemasangan pompa injeksi, dimana pompa injeksi tersebut telah dilakukan perbaikan sebelumnya.

Pemeriksaan dan Penyetelan Waktu Penginjeksian Bahan Bakar dengan Menggunakan Metode ”Match Mark Aligment”

  • metode match and markPosisikan piston silinder No.1 pada posisi TOP (luruskan tanda 1.6 TOP pada vibration damper) dengan cara yang sama pada saat melakukan penyetelan celah valve.
  • Putar crankshaft sejauh 30o– 40o dengan arah yang berlawanan
  • Luruskan tanda garis ”waktu penginjeksian” yang     terdapat pada crankshaft damper (1) dengan pointer (2) dengan cara memutar crankshaft secara perlahan-lahan pada arah putaran normal

 

  • metode match and mark 2Pastikan garis (a) yang terdapat pada pompa injeksi bahan bakar lurus dengan garis (b) yang terdapat pada kopling.
    • Jika ternyata garis (a) dan (b) tidak lurus, maka kendorkan nut (3) dan luruskan kembali kedua garis tersebut dengan cara menggeser kopling, setelah itu     kencangkan kembali nut (3) dengan torsi pengencangan sesuai dengan standar yang tertera di shop manual.

Pemeriksaan dan Penyetelan Waktu Penginjeksian Bahan Bakar dengan Menggunakan Metode ”Delivery Valve”

  • metode delivery valveLepaskan   sambungan   pipa   bahan bakar (4) pada silinder No.1.
  • Buka/lepas delivery valve holder (5).
  • Lepas delivery valve (7) dan spring (6) pada delivery valve holder (5) dan pasang kembali delivery valve holder (5) pada pompa injeksi.
  • Posisikan piston silinder No.1 pada posisi TOP (luruskan tanda 1.6 TOP pada vibration damper) dengan cara yang sama pada saat melakukan penyetelan celah valve.
  • Putar crankshaft sejauh 30o – 40o dengan arah yang berlawanan.
  • metode delivery valve 2Posisikan control lever pada posisi FULL INJECTION, kemudian secara perlahan-lahan putar crankshaft dengan arah normal sambil mengoperasikan priming pump, dan amati aliran bahan bakar yang keluar dari delivery valve holder No.1.
  • Hentikan putaran crankshaft pada saat bahan bakar mulai berhenti mengalir dari delivery valve holder, dan amati tanda garis ”waktu penginjeksian” yang terdapat pada crankshaft damper.
    • Jika tanda garis ”waktu penginjeksian” sudah melampaui pointer, maka waktu penginjeksian engine tersebut terlambat.
    • Jika tanda garis ”waktu penginjeksian” belum mencapai pointer, maka waktu penginjeksian engine tersebut terla lu awal.
    • Jika hasil pemeriksaan ternyata waktu penginjeksian bahan bakarnya diluar standar, maka dapat dilakukan perbaikan sebagai berikut:
      • metode delivery valve 4Putar crankshaft sejauh 30o – 40o dengan arah yang berlawanan, dimulai dari posisi TOP silinder No.1.
      • Luruskan tanda garis ”waktu penginjeksian” yang terdapat pada crankshaft damper (1) dengan pointer (2) dengan cara memutar crankshaft secara perlahan- lahan pada arah putaran normal.
      • Kendorkan nut (3), pada flange pompa injeksi. Putar flange sedikit demi sedikit sambil mengoperasikan priming pump sampai tidak ada bahan bakar yang keluar dari delivery valve holde.
      • Kencangkan kembali nut (3) pada flange pompa injeksi.
      • Luruskan kembali garis (b) dan (a) dengan cara membuat garis baru.
    • metode delivery valve 5Pastikan memasang kembali spring dan delivery valve setelah selesai melakukan penyetelan.
    • Copper gasket dan O-ring harus diganti dengan yang baru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *