Menejemen Peremajaan

Proses menejemen yang terakhir dalam menejemen alat berat adalah menejemen peremajaan. Ruang lingkup pemikiran yang harus terliput adalah bagaimana agar alat yang dioperasikan tetap bisa memberikan keuntungan bagi pemilik alat walaupun usianya sudah habis atau nilai bukunya sudah nol.

Alat tersebut dapat diremajakan dengan melakukan rekondisi total atau general overhaul tetapi bila sudah sampai pada suatu nilai tertentu dimana biaya yang timbul ataupun tuntutan keadaan sudah tidak menguntungkan lagi maka alat tersebut harus di jual atau bahkan dibesi tuakan.

Pertimbangan yang dapat diambil dalam proses peremajaan adalah:

  • Perbaiki problem yang timbul lalu operasikan terus
  • Rekondisi total
  • Membeli alat baru
  • Mengoperasikan alat tadi apa adanya dengan beban kerja yang dikurangi

Bagi pemilik alat maka pertimbangan biaya yang dapat diperhatikan adalah:

  • Apabila biaya penyusutan masih dirasakan tinggi maka apapun yang terjadi terpaksa tetap menggunakan alat yang tersedia
  • Apabila biaya investasi tinggi juga terpaksa menggunakan alat yang ada
  • Tetapi apabila ternyata biaya perbaikan tinggi (diatas 60% harga baru) maka akan lebih bijaksana apabila membeli alat baru
  • Biaya alat berhenti beroperasi tinggi juga lebih menguntungkan membeli alat baru. Biaya alat berhenti ini adalah perhitungan kerugian yang timbul dikarenakan alat tidak bisa bekerja pada suatu rentang waktu tertentu, misalkan sebuah OHT pengangkut batu bara tidak dapat beroperasi selama lima jam karena ada masalah mendadak maka bisa dihitung kerugian yang timbul dengan menghitung tonase batu bara yang tidak dapat diangkut oleh OHT tersebut selama lima jam.
  • Biaya model kuno adalah biaya yang ditimbulkan karena alat yang digunakan model dan spesifikasinya sudah ketinggalan zaman. Sehingga walaupun dia berada dalam kondisi terbaiknya tetap saja spesifikasinya tidak mampu memenuhi tuntutan produksi saat ini yang semakin tinggi.

Sebagai penutup penjelasan mengenai menejemen alat berat sekarang kita lihat kecenderungan apa yang timbul di dunia menejemen peralatan menghadapi tantangan yang semakin berat saat ini dan masa yang akan datang:

trend kerusakan

  • Yang pertama adalah bahwa grup operasi dan perawatan harus menjadi suatu tim yang solid untuk menjawab tantangan yang semakin berat
  • Perawatan tidak hanya menitik beratkan pada melakukan perawatan yang terencana tapi juga harus mulai diasah kemampuan untuk menangkap indikasi-indikasi kerusakan sedini mungkin
  • Perawatan yang dilakukan tidak lagi bersifat umum tapi harus disesuaikan dengan kondisi local tempat dimana alat tersebut bekerja
  • Kemitraan antara dealer dan pengguna yang harus diperkuat. Hal ini harus dilakukan karena untuk bisa bertahan dalam dunia bisnis yang semakin ketat maka setiap perusahaan harus memusatkan kekuatan pada bidang bisnis inti yang digeluti. Sehingga untuk melakukan menejemen pengoperasian maka pihak dealer harus secara proaktif membantu pemilik unit.
  • Persaingan dan standar kerja yang bertaraf global.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *