CONTROL VALVE UNTUK TORQFLOW TRANSMISSION

CONTROL VALVE

Control valve adalah kombinasi dari beberapa valve yang bekerja pada fungsinya masing-masing, antara lain : modulating relief valve, quick return valve, reducing valve, speed valve, safety valve, directional (forward-reverse) valve.

control valve transmisi

Modulating relief valve, fungsinya :

  • Mengatur dan membatasi maximum oil pressure yang akan digunakan oleh setiap transmission clutch.
  • Bersama-sama dengan quick return valve memodulate pressure sehingga dapat mengurangi kejutan pada clutch . (slow engage) dan sock pada unit yang dapat memungkinkan panjang umur dari setiap komponen.
  • Mengatur (waktu) oil flow yang menuju ke torque converter.

Quick return valve, fungsinya: mengatur langkah gerak dari sleeve dari modulating valve (dengan) mengatur flow oil ke sleeve dan ke drain) sehingga dapat terjadi cepat dalam disengage dan lambat/pelan-pelan dalam engage setiap transmission clutch.

Reducing valve, fungsinya: mengatur arah aliran oil yang akan masuk ke rotary clutch.

Speed valve, fungsinya: mengatur arah aliran oil ke setiap speed clutch dan drain

Safety valve, fungsinya:   sebagai penyelamat, jangan sampai unit bergerak (maju/mundur) sebelum dikehendaki operator pada saat engine di start, dengan cara menutup saluran oli yang menuju ke directional control valve.

Directional valve, fungsinya: mengarahkan aliran oil ke directional clutch (forward – reverse) dan drain.

MODULATING RELIEF VALVE

modulating relief valveModulating relief valve terdiri dari valve ( 6 ), piston ( 7 ) dan ( 9 ), piston spring ( 12 ), sleeve spring ( 4 ) dan fungsinya bersama dengan quick return valve ( 13 ) memodulasi tekanan dan merelief tekanan.

Ketika spool speed valve ( 28 ) dan spool directional valve ( 23 ) digerakkan untuk membuka sirkuit dari torqflow pump, fluida mengisi ruangan antara pump dan clutch piston dan pada waktu yang sama pressure mulai naik.Fluida dari pump mengalir melalui orifice ( a ) dari modulating valve ( 6 ), memasuki ruangan antara piston ( 7 ) dan (9), hal ini menyebabkanmodulating valve ke <—- ( kiri ) sehingga membuka port ( h ) menghubungkan modulating valve dan modulating sleeve. ( 8 ).

modulating relief valve 2Fluida yang mengalir orifice ( b ) dari quick return valve ( 13 ) menyebabkan pergerakkan quick return valve ke —–> ( kanan ), sehingga menutup drain port ( c ). Fluida mengalir terus sehingga membangkitkanback pressure pada Modulating sleeve.

modulating relief valve 3

 

 

 

Back pressure modulating sleeve bertambah dengan aniknya pressure dalam sirkuit.Pergerakkan dari modulating sleeve ke < —–( kiri ) menutup port ( h ). Didahului modualting valve yang kemudian diikuti sleeve bergerak ke < —-( kiri) pressure berlanjut naik sehingga sleeve bergerak ke < —( kiri ) sampai menyentuhstopper ( 1 ). Pressure naik hingga setting pressure 20 Kg/cm2. Kenaikan dari modualting pressure tersebut dapat digambarkan dalam grafik dibawah ini

backpressure modulating

 

SAFETY VALVE

Safety valve ( 25 ) dipasang antara speed valve ( 28 ) dan directional valve (23). Fungsinya adalah untuk menjaga agar machine tidak bergerak pada saat engine di-start dengan gear engaged ( lever tidak posisi netral ). Agar machine dapat digerakkan, lever harus posisi netral lebih dahulu.

safety valvea. Gear shift lever [osisi netral fluida dari reducing valve ( 16 ) mengalir melalui speed valve meuju ke safety valve mengalir melalui orifice ( e ). Aliran nya = Reducing valve. Speed valve —-> directional valve

 

b. Gear shift lever dioperasikan meng-engage- kan gear. Pada saat speed valve digerakkan ke salah satu speed. Fluida sebelah kanan safety valve didarin melalui orifice ( e ).Fluida dari speed valve sebelah kanan mengalir ke safety valve kemudian masukorifice ( f ) menggerakkan piston ke kanan, sehingga menyebabkan safety valve tetap pada posisinya dan sirkuityang ke directional valve dibuka

c. Ketika engine di start dengan gear shift lever tidak netral. Ketika lever tidak netral maka fluida dari reducing valve tidak berhubungan denganorifice ( e ). Pada kondisi ini, safety valve tidak bergerak ke kiri untuk membuka aliran sirkuit dari reducing valve directional valve sehigga machine tidak bisa bergerak.

 

REDUCING VALVE

Reducing valve ( 16 ) dipasangkan pada sirkuit antara modulating valve ( 6 ) danspeed valve ( 28 ) dan menjaga pressure oil pada clutch 1 dibawah 12,5 kg/cm2. Pressure sistem semua diset oleh modulating relief valve 20 kg/m². Ketika pressure pada clutch 1 naik, piston ( 15 ) digeser ke kanan oleh aliran fluida melalui orifice ( g ) dari reducing valve, menyebabkan reducing valve bergerak ke kiri. Hal ini akan menyebabkan pressure yang akan menuju ke speed clutch 1 menjadi terpelihara sebesar 12,5 kg/cm².

reducing vavle

SPEED VALVE

Speed valve, fungsinya: mengatur arah aliran oil ke setiap speed clutch dan drain. Mekanismenya diatur oleh operator dengan cara memindahkan lever transmisi ke posisi yang dikehendaki.

 

DIRECTIONAL VALVE

Directional valve, fungsinya: mengarahkan aliran oil ke directional clutch (forward – reverse) dan drain. Sama seperti halnya dengan speed valve, gerakannya dikontrol oleh operator dari dalam cabin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *